Komunikasi Politik

Sepuluh November 2010, mata pemerintah, masyarakat Indonesia, bahkan dunia internasional tertuju ke Indonesia. Indonesia menerima kehormatan sebagai salah satu Negara yang menjadi tujuan kunjungan politik Presiden AS Barack Obama. Seluruh perhatian tertuju pada kunjungan Presidan AS itu. Media massa seakan dibom bardir dengan pidato kepresidenan Barack Obama yang terus diputar. Sebagai pemimpin Negara adikuasa sudah … Continue reading

Psikologi Kesehatan

Sharidan dan Radmacher (1992) mengemukakan bahwagayahidup adalah merupakan faktor yang sangat signifikan yang dapat memberikan pengaruh terhadap kesehatan.Gayahidup mencakup perilaku seseorang termasuk dalam membuat keputusan mengenai berbagai pola makan, nutris yang dikonsumsi, diet, bahkan hingga keputusan dalam berolahraga sebagai bentuk penanggulangan pada keadaan fisik yang sudah mulai menurun. Perilaku seseorang yang merupakan salah satu faktor … Continue reading

Happiness (Resume Buku) HAPPINESS : by Elizabeth Telfer diringkas oleh: Hillman Wirawan, S.Psi.

Buku ini merupakan buku yang menjelaskan secara filosofis dan mendasar tentang arti dari kata “Happiness”. Kata ini dalam bahasa Indonesia secara sederhana dapat diartikan sepadan dengan kata “Kebahagiaan”. Telfer memiliki cara lain dalam memberikan arti dalam kata tersebut. Pendekatan yang dilakukan dalam membedah Happiness lebih kepada filosofis dibandingkan teoritis. Telfer mengacu banyak pada pandangan ahli-ahli … Continue reading

Masalah adalah Anugrah

Hal yang pertama kali harus kita pahami ketika kita mengdapatkan sebuah masalah adalah masalah itu bukan bagian dari hidup untuk mengerdilkan kita. Tidak ada satupun orang didunia ini yang diciptakan oleh Tuhan untuk direncanakan menjadi orang yang gagal. Kita terlahir dengan talenta dan karakteristik yang berbeda tetapi memiliki kesempatan yang sama untuk sukses. Ketika kita menetapkan sebuah tujuan, cita-cita, atau keinginan maka tidak serta merta yang kita tekadkan itu muncul di hadapan kita. Jika tujuan, cita-cita, atau keinginan tersebut memang mulia maka yang pertama kali harus dimuliakan dulu adalah diri kita. Tuhan tidak mungkin menurunkan kemuliaan pada seseorang jika orang tersebut tidak mulia, makanya diuji dengan berbagai masalah. Masalah tersebut adalah jalan Tuhan untuk memantaskan kita menjadi pribadi yang layak untuk cita-cita kita.

MENGURANGI PERILAKU YANG TIDAK DIINGINKAN MELALUI “EXTINCTION”

Prinsip extinction menyatakan bahwa: Jikan dalam situasi yang dikondisikan, seseorang memunculkan respon yang sebelumnya diperkuat dan kemudian respon untuk selanjutnya tidak diikuti dengan konsekunsi yang memperkuat respon, maka. Orang tersebut akan mengurangi kemunkinan mengulangi respon yang sama lagi ketika dia menemukan situasi yang sama. Lain halnya, jika sebuah respon telah meningkat sebelumnya melalui penguatan positif, … Continue reading

Hormati Cara Orang Lain Membentuk Dunianya

Kita hidup, kita berinteraksi, dan kita memiliki pengalaman. apa yang membedakan antara orang yang satu dan yang lain?. Banyak hal yang membedakan baik dari ciri fisik yang tampak maupun karakteristik pribadi yang dimiliki.
Mungkin anda pernah menghadapi seseorang atau bahkan ada orang yang dekat dengan anda. anda beradu argumentasi saling mengajukan fakta mencari kebenaran. semua itu anda lakukan untuk menemukan pemecahan masalah. Lalu pernahkah anda berpikir. Mengapa orang ini tidak berpikir seperti yang saya pikirkan.
Sesuatu yang menurut anda merupakan hal yang begitu menyenangkan, sesuatu yang benar, belum tentu menurut orang lain itu merupakan hal yang menarik atau mereka anggap benar untuk dilakukan mengapa bisa. sementara mereka adalah sama, sama-sama manusia seperti saya.
disinilah letak pengalaman yang terbentuk pada diri orang yang berbeda-beda. kita tidak mungkin memaksakan apa yang kita pahami untuk dapat begitu saja langsung diterima oleh orang lain dengan mengedepankan ego kita. Kita memiliki pengalaman yang berbeda terhadap berbagai hal. itulah yang membuat kita berbeda dalam menetapkan suatu keputusan. Pengalaman itulah nantinya yang akan membentuk dunia orang masing-masing.
perbedaan dalam pengalaman maka berbeda dalam membentuk dunia. tidak ada orang di dunia ini yang memiliki struktur pengalaman yang betul-betul sama meskipun mereka adalah kembar identik yang tinggal dalam satu atap. Tetap saja mereka berbeda dalam pengalaman dan berbeda dalam membentuk dunianya.
Hal yang terbaik adalah kita menghargai bagaimana seseorang membentuk dunianya.

Hubungan Indonesia-Jepang

Hubungan Indonesia Jepang ternyata dimulai tidak hanya pada awal perang dunia kedua saja akan tetapi jauh sebelumnya telah ada hubungan. Hubungan perdagangan antara Jepang dengan tanah Eropa secara otomatis juga melibatkan perdagangan di Indonesia. pada awal abad ke 18 bangsa Jepang menjalin hubungan perdagangan yang juga melibatkan bangsa Indonesia.

Kedatangan bangsa jepang sendiri melalui gerbang yang dibuka oleh bangsa Singapura yang selanjutnya melalui gerbang tersebut armada jepang mulai menyebar luas ke berbagai wilayah di Indonesia. Kekayaan alam Indonesia akan rempah-rempah seperti pala, cengkeh, dan berbagai rempah-rempah lainnya memancing pemerintahan jepang untuk menerapkan kesepakatan perdagangan yang menurut bangsa Indonesia memberatkan sedangkang bagi orang-orang Jepang wajar-wajar saja. Bahkan menurut salah seorang peneliti dalam sebuah seminar yang dilaksanakan pada tangga 21 Juli 2009 di Hotel Clarion Makassar Bangsa Jepang banyak membantu dalam pencapaian kesejahteraan pangan di Indonesia.

Berbagai peninggalan seperti surat-surat administrasi mengenai kebijakan tersebut ternyata masih dapat ditemui di masyarakat terpencil atau pedesaan di Indonesia. Sebagai tanda bukti akan adanya berbagai kebijakan yang diterapkan oleh bangsa Jepang di Indonesia.

Perang telah usai, akan tetapi sejarah tetaplah sejarah. Kita di saat ini dapat merangkai sejarah yang lebih baik untuk masa yang akan datang akan baiknya pembangunan yang dilandasi kerjasama yang saling menguntungkan. Hubungan antara orang Jepang dan Indonesia tidak hanya sebatas perang, tetapi jauh dari itu. Orang Jepang dan Indonesia telah banyak melakukan hubungan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, keseniaan, teknologi dan lain-lain.